Dalil Al-Qur'an dan Hadits tentang Berbuka Puasa

yat ini menjelaskan bahwa berbuka puasa dimulai saat malam tiba, yaitu setelah terbenamnya matahari.
Berikut adalah beberapa dalil dari Al-Qur'an dan hadits shahih yang berkaitan dengan berbuka puasa:

 

Dalil dari Al-Qur'an

1. Surah Al-Baqarah ayat 187

"Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan istri-istrimu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Dia menerima tobatmu dan memaafkanmu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu, serta makan dan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai malam..." (QS. Al-Baqarah: 187)

Makna: Ayat ini menjelaskan bahwa berbuka puasa dimulai saat malam tiba, yaitu setelah terbenamnya matahari.


2. Surah Al-Baqarah ayat 184

"Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 184)

Makna: Ayat ini menegaskan bahwa ada keringanan bagi orang yang tidak mampu berpuasa, termasuk berbuka dengan membayar fidyah.


Hadits Shahih tentang Berbuka Puasa

1. Keutamaan menyegerakan berbuka puasa

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka." (HR. Bukhari No. 1957, Muslim No. 1098)

 

2. Berbuka dengan kurma atau air

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

"Rasulullah ﷺ biasa berbuka dengan beberapa butir ruthab (kurma basah) sebelum shalat. Jika tidak ada, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering). Jika tidak ada, maka beliau meneguk beberapa teguk air." (HR. Abu Dawud No. 2356, Tirmidzi No. 696, Hasan Shahih)

 

3. Doa berbuka puasa

Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:

"Dzahaba zhama'u, wabtallatil ‘uruqu, wa tsabata al-ajru in syaa Allah." (HR. Abu Dawud No. 2357, Hasan)

(Artinya: "Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah.")


4. Pahala bagi yang memberi makan orang berbuka

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa untuk berbuka, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa." (HR. Tirmidzi No. 807, Ibnu Majah No. 1746, Ahmad No. 23518, Shahih)

 

5. Berbuka sebelum shalat Maghrib

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu:

"Rasulullah ﷺ tidak melaksanakan shalat Maghrib hingga beliau berbuka walaupun hanya dengan seteguk air." (HR. Ibnu Hibban No. 3505, Shahih) 

Mau donasi lewat mana?

BRI - Saifullah (05680-10003-81533)

BCA Blu - Saifullah (007847464643)

Mandiri - Saifullah (1460019181044)

BSI - Saifullah (0721-5491-550)
Merasa terbantu dengan artikel ini? Ayo dukung dengan memberikan DONASI. Tekan tombol merah.

Penulis

Saifullah.id
PT Saifullah Digital Advantec

Posting Komentar

Tulis komentar anda di bawah ini, lalu centang Beri Tahu Saya agar mendapatkan notifikasi saat kami membalas, lalu tekan PUBLIKASIKAN

Gabung dalam percakapan

Gabung dalam percakapan